Morotai – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Imbauan ini menyusul masuknya musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Satpol PP-Damkar Morotai, Akri Wijaya, mengatakan, selain puntung rokok, aktivitas membakar sampah secara sembarangan juga harus dihindari karena dapat memicu api merambat ke lahan warga.
“Sekarang sudah masuk musim kemarau. Jadi kami harapkan masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah sembarangan, karena bisa merambat ke lahan warga,” ujar Akri, Kamis (16/4).
Ia mengungkapkan, dalam sepekan terakhir pihaknya telah beberapa kali menangani kebakaran lahan milik warga. Respons cepat terus dilakukan guna mencegah meluasnya titik api.
“Dalam seminggu ini sudah lima kali terjadi kebakaran lahan atau kebun masyarakat. Terakhir kemarin di Armydock. Mobil damkar kami siaga 24 jam, begitu ada laporan langsung kami bergerak,” jelasnya.
Akri juga meminta masyarakat proaktif melaporkan kejadian kebakaran di lingkungan masing-masing, serta melakukan upaya pencegahan secara mandiri untuk meminimalisir risiko kebakaran.
Menurutnya, menjelang musim kemarau 2026, kebakaran yang terjadi di Morotai masih didominasi kebakaran lahan warga dan belum meluas ke kawasan hutan.
Meski begitu, pihaknya berharap tidak terjadi kebakaran dalam skala besar, termasuk di kawasan permukiman.
“Kami harap tidak sampai terjadi kebakaran besar, apalagi sampai ke permukiman warga,” pungkasnya.(*)




