Calon Kades Buli Karya, Yusri R. Umar Usung Visi Desa Sejahtera, Mandiri dan Berbudaya

Halmahera Timur143 Dilihat

Maba, IR– Menjelang pemilihan kepala desa (Pilkades) beberapa bulan ke depan, Bakal Calon Kepala Desa Buli Karya, Yusri R. Umar, mulai memaparkan visi dan misinya kepada masyarakat.

Yusri mengusung visi besar yakni mewujudkan desa yang sejahtera, mandiri, dan berbudaya, dengan tata kelola pemerintahan yang transparan serta partisipatif. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan desa sebagai mitra strategis sektor pertambangan, sekaligus mendorong pengembangan olahraga dan kegiatan keagamaan.

Dalam penyampaiannya, Yusri menegaskan pembangunan ekonomi menjadi prioritas utama. Ia berencana mendorong pengembangan sektor pariwisata, pertanian, dan UMKM melalui pelatihan, kemudahan akses permodalan, hingga perluasan pemasaran produk lokal.

“Desa harus mampu berdiri di atas potensi sendiri, tapi juga cerdas memanfaatkan peluang yang ada,” ujarnya. Selasa, 7 April 2026.

Selain itu, Yusri menilai keberadaan perusahaan tambang di sekitar desa harus dimanfaatkan secara maksimal. Ia berkomitmen menyiapkan tenaga kerja terampil serta mendorong pelaku usaha lokal agar mampu memenuhi kebutuhan industri.

Di sektor infrastruktur, ia menargetkan peningkatan kualitas jalan desa, sistem irigasi, penyediaan air bersih, serta sanitasi. Fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, dan sarana ibadah juga menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tak hanya itu, pembangunan sarana olahraga dan ruang kegiatan keagamaan juga akan diperkuat guna menunjang keseimbangan jasmani dan rohani warga.
Untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM), Yusri akan menggenjot program pelatihan kerja berbasis kebutuhan industri, termasuk pelatihan manajemen usaha bagi pelaku ekonomi lokal. Kegiatan olahraga dan pembinaan keagamaan juga akan rutin dilaksanakan guna mempererat kebersamaan masyarakat.

Di bidang lingkungan dan budaya, ia berkomitmen menjaga kelestarian alam serta mempertahankan tradisi lokal. Program penghijauan, pengelolaan sampah, hingga pengawasan dampak pertambangan menjadi bagian dari agenda kerjanya.
“Kerja sama dengan pihak industri harus tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dan perlindungan lingkungan,” tegasnya.

Sementara dalam tata kelola pemerintahan, Yusri menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas. Ia memastikan akan membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat dalam setiap proses pembangunan.

“Desa yang maju adalah desa yang dibangun bersama. Semua warga harus terlibat dan merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Dengan visi dan misi tersebut, Yusri optimistis Desa Buli Karya mampu berkembang menjadi desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *