Labuha,IR– Komitmen Harita Nickel dalam menjaga keberlanjutan pendidikan generasi muda Pulau Obi kembali menuai apresiasi. Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan menilai program Beasiswa Harita Gemilang sebagai langkah nyata yang sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam memperkuat akses pendidikan tinggi.
Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Selatan, Siti Khodijah, M.Ag, menegaskan program tersebut menjawab kebutuhan mendasar mahasiswa daerah yang tengah menempuh studi di luar kampung halaman.
“Beasiswa ini sangat membantu masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Pemerintah daerah tentu mengapresiasi kontribusi nyata ini karena mampu meringankan beban ekonomi keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan pendidikan bukan sekadar dukungan finansial, melainkan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Program yang menjangkau mahasiswa di Ternate, Manado hingga Jakarta itu diharapkan terus berlanjut secara konsisten.

Realitas geografis Pulau Obi menjadi tantangan tersendiri. Selain biaya kuliah, mahasiswa harus menanggung ongkos transportasi antar-pulau yang tidak sedikit
Wa Sariani La Pama (Sari), mahasiswi Universitas Khairun, mengaku beasiswa tersebut menjadi penyelamat saat memasuki semester akhir.
“Transportasi ke Ternate membutuhkan biaya besar. Beasiswa ini bukan hanya membantu secara finansial, tetapi juga memotivasi saya untuk kembali ke Desa Soligi dan berkontribusi melalui ilmu yang saya pelajari,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Syarif Suleiman, mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Maluku Utara asal Pulau Obi. Ia menyebut bantuan itu membantunya melunasi tunggakan uang kuliah.
“Beban orang tua jadi jauh berkurang, sehingga saya bisa fokus menyelesaikan studi tepat waktu,” katanya.
Tahun 2025, sebanyak 100 mahasiswa asal Pulau Obi menerima Beasiswa Harita Gemilang. Program ini merupakan bagian dari skema Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) perusahaan yang diseleksi secara kompetitif berdasarkan prestasi akademik dan kondisi ekonomi.
Community Development Manager Harita Nickel, Broto Suwarso, menyatakan beasiswa tersebut menjadi intervensi strategis perusahaan untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkar tambang.
“Kami ingin mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Halmahera Selatan yang saat ini berada di angka 66,66. Harapannya, para penerima beasiswa kembali ke desa dan bersama-sama membangun Pulau Obi setelah menuntaskan pendidikan,” tandasnya.(*)




