Pemda dan DPRD Haltim Temui PT Antam, Bahas Lingkungan Hingga Ekonomi Warga

Kabar Fayfiye54 Dilihat

Maba, IR– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur bersama DPRD menggelar pertemuan strategis dengan jajaran Direksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk di Kantor Pusat Antam, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Pertemuan ini membahas sejumlah isu penting di wilayah operasional perusahaan di Haltim, mulai dari persoalan lingkungan, pembangunan infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Delegasi Pemda dipimpin Sekretaris Daerah Haltim, Ricky Chairul Richfat yang hadir mewakili Bupati Ubaid Yakub. Turut mendampingi Ketua DPRD Haltim Idrus Maneke, Ketua Komisi III Ashadi Tadjudin bersama anggota komisi serta pimpinan Komisi II DPRD.

Rombongan Pemda dan DPRD disambut langsung Direktur Utama PT Antam, Untung Budiharjo, Direktur Operasi Hartono, Direktur Kerja Sama, Dewa, pimpinan Antam Unit Buli serta mitra perusahaan seperti PT NKA dan PT SDA.

Sekda Ricky Chairul Richfat mengatakan, selain membahas isu lingkungan, pertemuan tersebut juga menyoroti dukungan Antam terhadap sektor kesehatan di Haltim.

“Termasuk komitmen Antam dalam mendukung pengembangan RSUD Maba,” ujar Ricky.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perusahaan dengan pemerintah daerah dalam upaya pengentasan kemiskinan.

“Sinergi perlu diperkuat, salah satunya melalui kerja sama produktif dengan BUMD Perdana Cipta Mandiri,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Haltim Idrus Maneke menyoroti potensi ekonomi lokal yang perlu mendapat perhatian serius dari pihak perusahaan.

Ia mendorong percepatan rencana pengembangan Pulau Koropon oleh masyarakat Mabapura sebagai salah satu sumber penguatan ekonomi masyarakat.

“Investasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Karena itu kami berharap dukungan penuh Antam, termasuk penguatan kapasitas BUMD dan program pemberdayaan warga,” tegas Idrus.

Di sisi lain, Ketua Komisi III DPRD Haltim Ashadi Tadjudin mengungkapkan adanya sejumlah keluhan masyarakat terkait aktivitas operasional perusahaan.

Keluhan tersebut antara lain terkait pengelolaan sampah serta jalur penyeberangan kendaraan operasional milik perusahaan mitra, PT NKA, yang dinilai mulai mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Kami mengusulkan solusi konkret seperti pembangunan flyover agar keselamatan masyarakat yang melintas lebih terjamin,” ujarnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat hubungan antara Antam dan Pemkab Haltim, sekaligus mendorong kolaborasi yang lebih berkelanjutan bagi pembangunan daerah.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *